Asal kayu jati untuk masjid besar Demak

Dusun Sodong, kecamatan Purwosari, kecamatan Mijen, kota Semarang memiliki peninggalan sejarah perkembangan Islam di Jawa berupa tempat Ombo Jati. Pada titik ini, Sunan Kalijaga memotong jati yang digunakan untuk tiang Masjid Agung Demak. Nama Jati Ombo berasal dari kata jati, yang menjadi andalan masjid agung Demak.

Sementara Ombo berasal dari bahasa Jawa, itu berarti jauh atau luas. Berdasarkan ukuran jati, yang besar. furniture jati minimalis Di Gua Creo di Kandri, ada legenda bahwa Sunan Kalijaga membawa kayu jati dan didukung oleh kera ekor panjang.

Sekarang jati diambil atau dipotong di Jati Ombo, “kata kemarin Presiden Desa Anggrek Desa, Sodong, Angga Jati Widiatama. Di tengah kolam, airnya berasal dari mata air di dasar kolam.

Lapangan Jatisari, Mijen, mudah dijangkau dan sekitar dua kilometer jauhnya. Di dekat joglo ada juga bukit bambu yang disebut bambu prengus. Disebut Prengus karena daun bambu berbau seperti kambing. Menurut legenda, gundukan bambu ini berasal dari tusuk sate tua yang ditanam oleh Sunan Kalijaga saat ia beristirahat sambil memotong jati raksasa.

Sumber Jati Ombo masih mengalir, bahkan selama musim kemarau. Mata air ini digunakan oleh warga Dusun Sodong untuk kebutuhan sehari-hari. Menurut kepercayaan, air Jati Ombo bisa menjadi cara untuk menyembuhkan penyakit dan remaja. Sumartoyo, ketua RW II, Dusun Sodong, mengatakan bahwa banyak orang datang ke Jati Ombo di luar dusun Sodong untuk mendapatkan instruksi atau informasi tentang cara menyembuhkan penyakit.

Mereka biasanya memiliki visi atau mimpi sendirian atau berdoa ke Petilasan Jati Ombo. Warga Dusun Sodong bekerja bersama secara teratur untuk menyelamatkan limbah ombo jati. Setidaknya setiap bulan kegiatan pembersihan diselenggarakan di lingkungan tersebut. Setahun sekali, biasanya pada hari Selasa, Kliwon di Ruwah atau sebulan sebelum Ramadhan.

Tahun ini, aktivitas Nyadran akan dihentikan pada 10 Mei 2016. “Kegiatan Nyadrans dimulai dengan pembersihan Petilasan, sementara beberapa peserta siap memasak kari kambing, semua peserta akan berbagi.

Pria yang diizinkan memasak adalah pria. Ini adalah bagian dari tradisi kepercayaan bahwa kelompok Sunan Kalijaga memotong jati yang bertanggung jawab untuk memasak kelompok, dan itu adalah laki-laki.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *